Mohon Login Terlebih Dahulu Untuk Melihat Konten Lainnya

FAQ DARI BBJ

  1. 1.Apa beda perdagangan kontrak berjangka di Bursa Berjangka Jakarta dan perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta?

Perdagangan kontrak berjangka di BBJ berada dibawah UU No. 32/1997 dengan badan pengawas : BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia). Sementara perdagangan saham berada dibawah UU No. 8/1995 dengan badan pengawas BAPEPAM (Badan Pengawas Pasar Modal)

Beberapa perbedaan lain diantaranya:

Perdagangan Berjangka: Tujuan untuk pemenuhan kebutuhan sarana lindung nilai, Margin Trading, orientasi waktu jangka pendek, bisa short maupun long position, Bearish-Bullish Oriented Investment, ada batas posisi, dsb.

Perdagangan saham: Tujuan mobilasi dana, Margin trading terbatas,orientasi waktu jangka panjang, Short selling ketat, tidak ada batasposisi, dsb.

  1. 2.Untuk melakukan transaksi di Bursa Berjangka, saya harus membuka rekening ? Pada siapa ? Di bank mana ?

Anda dapat membuka rekening pada Pialang Berjangka. Pialang Berjangka yang akan mendebet dan mengkredit rekening anda setiap hari untuk rugi/laba anda. Saldonya akan dilaporkan kepada anda setiap kali anda mengadakan transaksi atau sedikitnya sekali sebulan. Uang anda bukanuang Pialang Berjangka dan karena itu harus disimpan di rekening terpisah di bank yang disetujui Bappebti dan PT. Kliring Berjangka Indonesia.

  1. 3.Bagaimana rugi laba saya dihitung ? setiap hari ? Saya baru membeli belum menjual, rugi labanya masih belum terealisasi.

Memang rugi/laba anda belum terealisasi tetapi selalu diperhitungkansebagai jaminan yang dapat disita kalau anda cedera janji. Disamping rugi laba harian ini ada lagi sejumlah uang yang tidak dapat anda tarikdari rekening anda, selama anda memegang posisi. Jumlahnya ditentukanoleh PT. Kliring Berjangka Indonesia berdasarkan pengalaman tentangrugi yang mungkin anda alami dalam 1 (satu) hari. Jumlah ini akanditahan sebagai jaminan seandainya anda tidak dapat menjaga saldo minimum yang ditentukan.

Perhatikan

  1. Anda dapat menjual meski belum/tidak punya barang (you can "short" the market)
  2. Yang menjual juga harus menaruh jaminan (bukan hanya yang membeli)
  3. Rugi/Laba dihitung minimum 1 x sehari
  4. Selama ada posisi, ada uang yang disandera.
  1. 4.Saya sering mendengar istilah Transaksi OTC, Pedagang Penyelenggara dan Pialang Peserta, sebenarnya apa dan bagaiamana?

Transaksi OTC (Over The Counter) adalah transaksi yang dilakukan diluar bursa. Sebenarnya transaksi yang terjadi diluar bursa sangat banyak, namun transaksi OTC yang harus dilakukan pendaftaran adalah bila kegiatan tsb. sudah menyangkut dana masyarakat umum (publik) secararetail dan transaksi menggunakan margin.

Transaksi OTC produk-produk fianasial seperti forex dan index asing, sudah terjadi sejak lama jauh sebelum adanya otoritas, transaki ini dilakukan oleh Commision house (CH), dalam regulasi perdagangan berjangka dilakukan penyesuaian dimana nasabah tidak lagi menjadi lawanlangsung pialangnya tetapi Pedagang Penyelenggarakan yang berkewajiban memberikan quotasi secara terus menerus sesuai jam perdagangan yang sudah ditetapkan. Sehingga pialang untuk transaksi OTC disebut sebagai pialang peserta dan pihak yang secara terus menerus memberikan quotasi disebut sebagai pedagang penyelenggara.

  1. 5.Apa juga yang dimaksud dengan transaksi sistem Multilateral dan sistem Bilateral?

Sistem Bilateral adalah transaksi OTC, dimana lawan transaksi nasabah adalah selalu dan pasti pihak pedagang penyelenggara yang berkewajiban memberikan quotasi harga setiap saat sepanjang waktu perdagangan (banyak pihak melawan 1 pihak).

Sistem Multilateral adalah transaksi antar berbagai pihak dengan banyak pihak lainnya (many to many), sehingga lawan transaksi tidak perlu diketahui dan semua transaksi terjadi dalam suatu market yang ter-organisir atau di dalam suatu Bursa.

Read 478 times Last modified on Friday, 13 June 2014 14:14
More in this category: « GLOSSARY FAQ DARI KBI »
Login to post comments
United Kingdom Bookmaker CBETTING claim Coral Bonus from link.